Facebook Realtime Search dan Efeknya bagi Social Media Marketing Communication
Oleh Akhmad Yainal Abidin, Jun 18, 2009 | Digital Marketing, Social Media
Facebook baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka sedang melakukan tes terhadap beberapa group kecil terhadap fasilitas baru yang sedang mereka persiapkan, Facebook Realtime Search. Ehh.. apaan lagi tuh?
Facebook Realtime Search adalah fasilitas yang disediakan Facebook dan memungkinkan kita melakukan pencarian terhadap semua informasi yang tersedia di Facebook. Saat ini, fasilitas pencarian di Facebook hanya bisa berfungsi pada profile, group, page, halaman, dan aplikasi. Nanti, fasiltas terbaru Facebook tersebut akan bisa mencakup video, gambar, artikel atau bahkan status yang kita tulis. Jadi, secara singkatnya, ini adalah penggabungan fasilitas pencarian seperti Google + Twitter, tapi hanya berjalan di Facebook saja.
Jika fasilitas terbaru ini diluncurkan, maka ini adalah warning bagi perusahaan. Contoh sederhana, jika saya mengetikkan kata “OTAK INDONESIA” maka akan keluar semua informasi yang mengandung kata “OTAK INDONESIA”.
Atau, jika aplikasinya secara personal, jika saya mengetikkan “Yainal Kopi” maka akan keluar juga semua informasi yang mengandung kedua kata tersebut. Bisa jadi yang keluar adalah informasi status saya, kapan saya ngopi, dan dimana saya ngopi.. Hmmm..
Nah, sekarang, masih ingat dengan kasus RS OMNI dan Prita?
Apa yang akan terjadi jika saya mengetikkan salah satu atau gabungan dari kedua kata diatas di fasilitas pencarian yang disediakan Facebook? Halaman dukungan terhadap Prita? Halaman RS OMNI? Status tentang keluhan? Semuanya!
Dan jika itu terjadi, itu juga berarti bahwa perusahaan atau organisasi tidak boleh lagi meremehkan digital marketing dan public relations di social media seperti Facebook ataupun jejaring sosial lainnya. Belum lagi nanti jika Google Wave keluar. Komunikasi akan bergerak semakin horisontal dan tersegmentasi.
Siapkah kita?




itu dari sisi perusahaan atau organisasi,
nah kira-kira bagaimana dari sisi individu perseorangan?
tidak perlu takut, tapi nampaknya tetap perlu berhati-hati mengupload informasi diri pribadi yaa
mascayo | Jun 21, 2009 | Reply
@mascayo
Untuk personal, kebanyakan situs jejaring sosial memberikan hak kepada masing-masing pengguna untuk mengijinkan informasi diri itu bersifat public, terbatas atau tidak.
Akhmad Yainal Abidin | Jun 22, 2009 | Reply