Informasi Online sebagai Sarana Business Intelligence Para Eksekutif
Oleh Akhmad Yainal Abidin, Jul 8, 2009 | Data Intelligence
Informasi adalah kunci utama dalam berbisnis. Kepercayaan inilah yang membuat para eksekutif saling berlomba untuk mendapatkan informasi yang terbaru dan terkait dengan bidang usaha perusahaan mereka. Tidak jarang, banyak jalan ditempuh untuk mendapatkan informasi yang dianggap penting.
Di masa lalu, surat kabar, jurnal-jurnal perdagangan, laporan perusahaan, laporan trend bisnis selalu menjadi sumber informasi yang sangat berharga. Tapi, semua itu sudah berubah sekarang. Untuk menemukan informasi, kita semua tinggal lari ke internet, masuk ke situs pencari dan ketikkan informasi apa yang kita inginkan. Dan dalam sekejap, sejuta informasi siap terhidap di layar kita.
Nah, hal ini tidak jauh berbeda dengan apa yang dihasilkan oleh Forbes Insights dan Google dalam studi mereka, “Rise of the Digital C-Suite”. Studi tersebut menunjukkan bahwa internet telah menjadi salah satu sumber informasi penting bagi para eksekutif di Amerika sana.
Dalam studi tersebut, disebutkan juga bahwa informasi yang paling dicari oleh para eksekutif adalah competitor analysis (53%), yang diikuti dengan customer trends (41%), corporate development (39%), trend teknologi (38%) dan isu-isu legal atau yang berhubungan dengan hukum (26%).
Nah, studi tersebut juga menginformasikan bahwa 53% eksekutif cenderung untuk mengumpulkan semua informasi bisnis tersebut sendirian dibandingkan dengan mendelegasikannya pada karyawan tertentu. Ini menarik, dan kelihatannya para eksekutif ini akan semakin terkoneksi dengan internet.
Bagaimana dengan di Indonesia?
Meski belum ada studi tertentu, pengalaman pribadi saya menunjukkan bahwa hal yang tidak jauh berbeda. Dan itu bisa dilakukan tidak hanya dari mesin pencari seperti Google. Tetapi bisa juga dari berbagai situs social media seperti Facebook, Twitter, Plurk dan tak lupa, Blog (personal maupun corporate).




Setuju, menurut pengalaman saya, internet juga banyak membantu update knowledge dan melakukan competitor analysis, walaupun tetap dibantu oleh mekanisme formal competitive intelligence.
Please also visit my marketing blog http://bmarketer.wordpress.com yang mengajak bersama belajar mengurai kasus2 marketing Indonesia dan Internasional.
arif swa | Jul 30, 2009 | Reply